Kabar mengejutkan tersebut disampaikan langsung oleh Ed saat tampil dalam konser pembuka tur Amerika Utara bertajuk LOOP di Glendale, Arizona, akhir pekan lalu. Di tengah riuh ribuan penggemar yang memadati venue, pelantun Shape of You itu mengungkapkan bahwa dirinya berencana mengambil waktu istirahat setelah seluruh jadwal tur selesai pada akhir tahun ini.
Pernyataan itu sontak membuat para penggemar terdiam. Bagi banyak orang, Ed Sheeran adalah sosok yang hampir tidak pernah jauh dari dunia musik selama lebih dari satu dekade terakhir. Namun kini, pria asal Inggris tersebut merasa ada hal yang jauh lebih penting untuk diperjuangkan.
"Ini akan menjadi penampilan terakhir saya di sini untuk sementara waktu. Saya mungkin akan mengambil waktu istirahat setelah tur ini berakhir dan fokus mengurus anak," kata Ed di atas panggung.
Ucapan itu kemudian diikuti pesan penuh emosional kepada para penggemarnya.
"Jika saya tidak bertemu kalian dalam waktu yang cukup lama, saya mencintai kalian dan terima kasih sudah selalu mendukung saya."
Keputusan tersebut lahir setelah Ed menjalani tahun yang sangat sibuk. Sejak Januari lalu, ia menghabiskan sebagian besar waktunya berpindah dari satu negara ke negara lain untuk menjalani tur global. Dimulai dari Selandia Baru, perjalanan panjang itu berlanjut ke Australia, Amerika Selatan, hingga Amerika Utara.
Jadwal padat tersebut membuatnya harus berpisah cukup lama dari sang istri, Cherry Seaborn, dan kedua putri mereka, Lyra serta Jupiter. Kondisi itulah yang diyakini menjadi alasan utama di balik keputusannya untuk kembali mengambil jeda dari dunia hiburan.
Bagi Ed, kesuksesan yang telah diraihnya selama ini tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran kebahagiaan. Kehadiran keluarga telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan dan karier.
Langkah vakum yang akan diambilnya juga bukan pertama kali dilakukan. Pada 2015, setelah kesuksesan album Multiply, Ed sempat menghilang dari sorotan publik untuk beristirahat dan mencari pengalaman baru. Hal serupa kembali terjadi setelah tur Divide berakhir, ketika ia memilih menjauh dari dunia hiburan selama hampir dua tahun.
Namun hiatus kali ini terasa lebih bermakna. Jika sebelumnya ia mengambil jeda untuk kepentingan kreatif dan pemulihan mental, kini fokus utamanya adalah menikmati masa tumbuh kembang anak-anaknya yang masih kecil.
Keputusan itu semakin menarik perhatian karena datang tidak lama setelah Ed mengakhiri kerja sama dengan Asylum Records, label yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya selama 15 tahun terakhir.
Meski banyak pihak menduga ada persoalan di balik perpisahan tersebut, Ed menegaskan bahwa semuanya berjalan baik-baik saja. Menurutnya, keputusan itu lebih berkaitan dengan perubahan prioritas hidup yang kini ia rasakan sebagai seorang suami dan ayah.
Pernyataan tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai langkah berikutnya. Sejumlah sumber industri menyebut Ed tengah mempertimbangkan bergabung dengan label baru milik Sony Music, 26.2, yang dipimpin mantan eksekutif Warner Music, Julie Greenwald dan Max Lousada.
Meski masa depannya di industri musik masih menjadi tanda tanya, satu hal tampaknya sudah jelas. Setelah bertahun-tahun menjadi salah satu bintang terbesar di dunia, Ed Sheeran kini memilih peran yang tak kalah penting: hadir sepenuhnya untuk keluarganya.
Dan bagi sang superstar, keputusan itu mungkin menjadi pencapaian paling berharga yang pernah ia raih di luar panggung musik.***
