Karena aktivitas yang begitu padat, banyak orang memilih tetap menggunakan HP meski baterai sedang diisi ulang. Kebiasaan bermain HP sambil dicas dianggap praktis karena pengguna tidak perlu menunggu proses pengisian selesai. Namun, di balik kenyamanan tersebut, terdapat dampak yang dapat memengaruhi kesehatan perangkat dalam jangka panjang.
Berdasarkan informasi dari Scosche, penggunaan smartphone saat proses pengisian daya dapat meningkatkan beban kerja perangkat. Kondisi ini berpotensi membuat baterai lebih cepat mengalami penurunan performa sekaligus meningkatkan suhu ponsel.
Pengisian Daya Menjadi Kurang Efisien
Saat charger terhubung, energi listrik seharusnya digunakan untuk mengisi kapasitas baterai. Namun, ketika ponsel dipakai secara bersamaan, sebagian daya justru langsung dikonsumsi untuk menjalankan aplikasi yang sedang aktif.
Semakin berat aktivitas yang dilakukan, semakin besar pula kebutuhan daya yang harus dipenuhi. Akibatnya, proses pengisian baterai menjadi lebih lambat dan kurang optimal karena baterai tetap bekerja di saat yang sama.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai. Siklus pengisian menjadi lebih berat sehingga kapasitas baterai berpotensi menurun lebih cepat dibandingkan jika ponsel dibiarkan beristirahat selama proses charging.
Risiko ini semakin meningkat ketika pengguna memainkan game dengan grafis tinggi, melakukan panggilan video dalam waktu lama, atau menonton film dengan kualitas resolusi tinggi.
Suhu HP Lebih Mudah Meningkat
Selain memengaruhi umur baterai, penggunaan HP saat dicas juga membuat suhu perangkat lebih cepat naik.
Proses pengisian daya secara alami menghasilkan panas. Ketika prosesor secara bersamaan harus bekerja menjalankan berbagai aplikasi, panas yang dihasilkan menjadi lebih besar.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, suhu tinggi dapat memengaruhi performa berbagai komponen di dalam smartphone. Dalam beberapa kasus, perangkat bahkan akan terasa lebih lambat karena sistem secara otomatis menurunkan kinerja prosesor untuk mengurangi panas.
Teknologi Pengaman Tetap Memiliki Batas
Sebagian besar smartphone keluaran terbaru memang telah dibekali fitur perlindungan terhadap panas berlebih atau overheating. Sistem tersebut mampu mengatur kecepatan pengisian daya, membatasi performa prosesor, bahkan menghentikan sementara proses pengisian apabila suhu dianggap terlalu tinggi.
Meski demikian, fitur tersebut bukan berarti membuat pengguna bebas memainkan HP tanpa batas saat sedang dicas. Teknologi tersebut hanya dirancang untuk mengurangi risiko, bukan menghilangkannya sepenuhnya.
Cara Aman Mengisi Daya Smartphone
Agar baterai tetap awet, pengguna disarankan mengurangi aktivitas berat selama proses pengisian daya. Bila harus menggunakan HP, sebaiknya hanya untuk kebutuhan ringan seperti membalas pesan, menerima panggilan telepon, atau mengecek notifikasi.
Selain itu, gunakan charger asli atau perangkat pengisi daya yang telah memiliki sertifikasi keamanan. Pastikan proses pengisian dilakukan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan hindari meletakkan ponsel di atas kasur, bantal, atau selimut karena dapat memerangkap panas.
Membiarkan smartphone beristirahat selama proses charging merupakan kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan baterai, mengurangi risiko panas berlebih, serta memperpanjang usia pakai perangkat. Dengan perawatan yang tepat, performa smartphone dapat tetap optimal untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.***
